KOLOR DALAM VILLA

Aku tidak mau melupakannya, mulai dari hari ketika Mas Timur menjadi tamu lalu berterus terang tentang kebodohan dan kekonyolan di warung di depan kampus. Itu dimulai dari permainan CIKUPA dan berakhir dengan mempermalukan diri diatas tong sampah. Ya mungkin itu adalah persembahan aku untuk tamu dari Makasar dan Jogja(Ray&Rion) selamat datang di Madura, selamat datang di SM, dan sampai jumpa di kota lain nanti.

Maaf, sore ini aku harus prepare untuk pergi ke Pacet, Mojokerto.

20:45 sekitar jam itu. Aku berangkat dengan terburu-buru karena teman-teman menunggu di depan perumahan Talon. Sekarang masih tanggal merah untuk hari raya Waisak. Tapi aku memilih berangkat sekarang dari pada harus berangkat subuh-subuh melawan dingin dan macet perjalanan ke pacet. Malam jumat ini aku dan teman-teman berencana bermalam di rumah Rendy di Surabaya. Sekitar 60 menit perjalanan dari Madura ke Surabaya dan kita mengawalinnya diwarung kopi untuk sekedar menghangatkan suasana dan menjalin keakraban baru dengan teman kelas yang sebelumnya tidak seakrab ini.

Malam berlarut, pagi-pagi kita harus menempuh perjalanan menuju Pacet. Tepat jam 07 Pagi kita merasakan suasana dinginnya puncak Pacet di Villa Fany. Sekitar 34 mahasiswa dalam Villa itu untuk menggarap film FATAMORGANA untuk mata kuliah Produksi Media. Dengan bimbingan Pak Amar kita bisa lancar menggarap tugas tersebut, bahkan keakraban terjalin begitu kuat dalam tim KOLOR SOBEK untuk produksi film tersebut. Artistik posisiku, dan banyak hal yang aku dapat dari pak Amar khususnya.aku jadi merindukan teriakan propertii…. yang sering aku lontarkan dalam Villa.

Pacet, 15-19 Mei 2014

Iklan